Manusia selalu harus mengambil keputusan. Keputusan yang salah dapat membawa dampak yang berat atau jangka panjang. Oleh sebab itu, kemampuan membuat keputusan yang baik sangat penting bagi semua orang. Kemampuan mengambil keputusan yang baik akan makin penting seiring dengan kedudukan dan tanggung jawab seseorang. Seorang kepala desa yang pandai membuat keputusan akan mempengaruhi sebuah desa untuk jangka waktu tertentu. Pengaruh atau akibatnya bisa positif atau negatif, bisa destruktif atau konstruktif. Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin tinggi pula kemampuan mengambil keputusan yang diperlukan.

Untuk dapat mengambil keputusan yang baik, seseorang mutlak perlu bisa memecahkan masalah. Untuk dapat memecahkan masalah diperlukan kemampuan berpikir. Semakin baik kemampuan berpikir seseorang, semakin baik pula kemampuannya memecahkan masalah, dan diharapkan juga akan mempengaruhi kemampuannya mengambil keputusan. Sebelum mengambil keputusan, sering pula seorang pemimpin diharapkan dapat merancang keputusannya.

Sebagai contoh, Lee Kwan Yew telah berpikir jauh ke depan sehingga Singapura bisa berkembang seperti saat ini: makmur, sejahtera, berpendidikan tinggi, menjadi magnet tujuan wisata, dan sebagainya. Padalah Singapura miskin sumber daya alam. Singapura adalah satu-satunya negara ASEAN yang termasuk negara maju (First World). Contoh lain ialah mantan presiden Korea Selatan Park Chung Hee yang telah mereformasi bangsa Korea sedemikian rupa sehingga sekarang Korea Selatan menjadi salah satu negara termaju di Asia.

Singapore1

Jadi, kemampuan berpikir diperlukan dalam memecahkan masalah, merancang dan mengambil keputusan. Oleh karena itu setiap orang, terutama setiap pemimpin diharapkan memiliki kemampuan berpikir yang baik.

Website ini didedikasikan untuk setiap insan Indonesia yang berniat meningkatkan kemampuannya dalam hal berpikir.

Semoga bermanfaat.

Advertisements