Pada tanggal 25 September 2015, 193 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan dalam Sidang Umum  PBB suatu keputusan yang amat sangat penting yang disebut Transforming our world: the 2030 Agenda for Sustainable Development (Mentransformasi dunia kita: Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan). Agenda ini terdiri dari 17 Tujuan dengan 169 Target yang harus dicapai pada tahun 2030.

Chart_of_UN_Sustainable_Development_Goals

Mengapa Pembangunan Harus Berkelanjutan?

Sejarah mencatat bahwa bangsa Kamboja membangun kompleks candi yang amat sangat luas yang sekarang dikenal sebagai Angkor Wat. Kompleks candi seluas 200 hektare dan memiliki dinding luar seluas 820.000 meter persegi itu didirikan pada jaman Raja Suryawarman II yang memerintah pada tahun 1113 sampai 1150. Kompleks ini berfungsi sebagai candi kerajaan sekaligus ibu kota. Diperkirakan ratusan ribu orang dikerahkan untuk membangun candi ini. Mendapat keuntungan dari kesuburan di sekitar candi, kerajaan ini menjadi makmur. Diperkirakan sistem pengairan di dalam dan sekitar candi juga luar biasa sehingga pusat kerajaan ini memang luar biasa. Di salah satu candi, Preah Khan, yang dibangun pada tahun 1191, terdapat emas seberat 60 ton. Nilainya setara dengan 3.3 miliar dollar sekarang.

Sebagai pusat kerajaan, dipastikan ada banyak sekali punggawa, penari, pemusik dan seniman lainnya. Untuk itu dibutuhkan puluhan ribu orang untuk menghidupi candi ini dengan menyediakan berbagai kebutuhan hidup sehari-hari. Saking besarnya kebutuhan pembangunan candi dan kebutuhan hidup, diperkirakan daerah sekitar candi menjadi rusak dan ini adalah awal keruntuhan kompleks ini. Meskipun sempat bertahan 3 abad, pada abad ke-15, raja memutuskan memindahkan pusat kerajaan ke arah pantai yaitu di Pnom Penh sekarang.

Runtuhnya Kebudayaan Rapa Nui

Di belahan dunia lainnya, di Samudera Pasifik, terdapat pulau Paska (Easter Island) yang memiliki kebudayaan yang luar biasa dan makmur. Para penduduk dari berbagai suku berlomba membuat arca batu raksasa, yang disebut moai. Semakin besar suatu moai, semakin membanggakan suku yang membuatnya. Oleh karena itu semua sumber daya dikerahkan untuk membangun kebanggaan suatu suku. Alhasil, setiap pohon ditebang untuk memindahkan arca batu raksasa itu ke posisi yang dikehendaki. Sekarang Pulau ini memiliki 887 arca batu raksasa dan menjadi Warisan Dunia UNESCO. Pulaunya sudah gundul dan praktis ditinggalkan penduduknya.

_DSC0897

Angkor Wat

Bagaimana dengan pembangunan di Indonesia?

Jika tidak direncanakan dengan baik, dan jika terjadi pembiaran sedemikian rupa, sumber daya yang menopang kesejahteraan bangsa Indonesia juga akan berakhir. Air bersih menjadi makin sulit diperoleh, demikian juga tanah yang subur untuk pertanian. Menjadi penting bagi kita semua menyadari betapakan pentingnya membangun sambil melestarikan Indonesia.

 

 

  1. http://www.bbc.com/news/magazine-29245289
  2. Photo credit: andreas-chang.com
  3. Photo credit:http://chile-qatar.com/photo-gallery.php
  4. Picture credit “Sustainable development goals – United Nations”. United Nations Sustainable Development

 

 

Advertisements